04Sab192014

Back Katalog Hukum Tata Cara Mengurus Surat-surat Rumah dan Tanah
PrintE-mail
Tata Cara Mengurus Surat-surat Rumah dan TanahTata Cara Wudhu, Tayamum, dan Shalat - Lengkap, Praktis, Plus Ga


Tata Cara Mengurus Surat-surat Rumah dan Tanah
View Full-Size Image


Tata Cara Mengurus Surat-surat Rumah dan Tanah


Ask a question about this product

Penulis: Eko Yulian Isnur, S.H.
Ukuran: 15 x 23 cm.
Tebal: 104 hlm.
ISBN: 979-3418-83-4
Penerbit: Pustaka Yustisia
Harga: Rp __,-

Mengurus dan memperoleh surat-surat rumah atau tanah, adalah hal pokok yang harus dilakukan setiap orang atau kelompok masyarakat yang menginginkan legalitas atas suatu tanah atau rumah yang dimilikinya. Selain menjamin keabsahan kepemilikannya, pengurusan surat-surat rumah dan tanah ini juga berbanding lurus dengan upaya perlindungan terhadap hak-hak kepemilikan tanah, guna menghindari munculnya pengakuan atau klaim sepihak dari pihak tertentu atas tanah dimaksud. Bila seorang/kelompok masyarakat telah memiliki sertifikat/bukti kepemilikan atas tanah atau rumah, maka kemungkinan munculnya sengketa di kemudian hari pun dapat dihindari.

Itulah yang terjadi dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir. Begitu banyak kasus sengketa tanah ataupun rumah yang muncul akibat adanya klaim kepemilikan dari masing-masing pihak yang bersengketa. Sementara di mata hukum, alasan atau bukti fisik yang dipakai untuk menjelaskan hak kepemilikannya belum tentu dianggap benar dan sah.

Buku Tata Cara Mengurus Surat-surat Rumah dan Tanah ini memaparkan tentang bagaimana prosedur dan tahapan yang harus ditempuh dalam mengurus surat rumah atau tanah, syarat-syarat apa saja yang harus dipenuhi, serta hal teknis penting lainnya saat berada di Kantor Pertanahan. Buku ini juga menyinggung soal Izin Mendirikan Bangunan (IMB), transaksi jual-beli tanah yang disarankan dan dibenarkan menurut hukum, serta proses balik nama di Kantor Pertanahan.

Buku ini sangat cocok bagi mereka praktisi hukum, terutama yang menggeluti hukum pertanahan, kalangan akademisi, mahasiswa hukum, serta masyarakat umum yang ingin memahami soal mekanisme pengurusan surat rumah dan tanah. Dengan demikian, semoga kasus sengketa tanah atau rumah di lingkup masyarakat dapat diminimalisir dengan semakin bertambahnya pengetahuan serta kesadaran dari masyarakat akan pentingnya memperoleh surat-surat rumah dan tanah.