04Rab232014

Back Katalog Buku Baru Mainstreaming Kesejahteraan
PrintE-mail
Main Saham Untuk KaryawanMajalah Bisnis & CSR, Vo.1, No.5, April 2008


Mainstreaming Kesejahteraan
View Full-Size Image


Mainstreaming Kesejahteraan


Ask a question about this product

Penulis: Sugiarto Sumas
Ukuran: 14 x 21 cm
Tebal: 166 hlm
Penerbit: RMBOOKS
ISBN: 978-602-8075-93-0
Harga: Rp 40.000

Dalam dua dasawarsa terakhir, banyak orang telah berhasil menikmati kemakmuran, namun kualitas hidup secara keseluruhan masih tetap jauh dari jangkauan banyak orang. Pertumbuhan ekonomi juga melaju dengan pesat di sejumlah negara, namun banyak orang yang belum mendapatkan keuntungan dari kemajuan tersebut.

Dalam upaya pengarusutamaan (mainstreaming) kesejahteraan sosial, buku yang ada di hadapan pembaca ini hadir sebagai sebuah inisiatif gerakan untuk memberikan perhatian khusus pada upaya redistribusi aset non-fisik, seperti kesehatan dan pendidikan.

Bagi para pemangku jabatan penting di Tanah Air, buku ini diharapkan dapat menjadi alternatif kebijakan dalam upaya mencapai sasaran MDGs di Indonesia. Sementara bagi pembaca secara umum, buku ini boleh jadi merupakan jawaban atas pertanyaan, kenapa hingga kini "kesejahteraan" menjadi kosakata yang tak kunjung nyata?

Selamat membaca!

***

Buku ini merupakan upaya dan bentuk pengabdian lain dari Sugiarto Sumas untuk terus berjuang meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Drs. A. Muhaimin Iskandar, MSi.
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia

Saudara Sugiarto berhasil membuktikan hubungan timbal balik antara IPM sebagai pendekatan ukuran pembangunan manusia dengan produk domestik regional bruto (PDRB), sebagai pendekatan ukuran kesejahteraan. Sehingga diketahui bahwa semakin tinggi IPM, maka semakin tinggi PDRB, dan sebaliknya.
Ir. Jamaluddien Malik, MM.
Dirjen Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi (P2Ktrans)

Buku Sugiarto Sumas ini menarik, karena mengaitkan upaya pengarusutamaan MDGs dengan berbagai instrumen keijakan fiskal.
Prof. Mudrajad Kuncoro, Ph.D.
Ketua Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta