04Jum182014

Back Katalog Agama Islam Ketika Manusia telah Berjanji kepada Allah
PrintE-mail
Ketika Diam Menjadi AsingKiat Cerdas Menghadapi SNMPTN Kemampuan IPA


Ketika Manusia telah Berjanji kepada Allah
View Full-Size Image


Ketika Manusia telah Berjanji kepada Allah


Ask a question about this product

Penulis: Dr. Umay M. Dja'far Shiddieq, MA.
Ukuran: 14 x 20 cm.
Tebal: xvi + 236 hlm.
ISBN: 979-167-752-3
Penerbit: al-Ghuraba
Harga: Rp 30.000,-

Jika seandainya kita sebagai manusia ditanya apakah kita ingat bahwa kita pernah malakukan perjanjian dengan Allah SWT? Jawabannya pasti, “Tidak”. Lalu jika seandainya para arkeolog dan sejarawan juga ditanya, apakah menemukan jejak-jejak atau bukti-bukti arkeologis bahwa manusia pernah berkumpul dan membuat perjanjian dengan Allah? Mereka juga akan menjawab, “Tidak.” Namun demikian, apakah kita lantas mengambil kesimpulan bahwa yang demikian itu hanya mitos karena tidak bisa diidentifikasi lokasi, waktu, dan pelakunya sendiri mengatakan tidak pernah melakukan perjanjian itu.

Data Al-Qur`an dengan tegas menyebutkan bahwa manusia pernah membuat perjanjian dengan Allah. Bukankah Al-Qur`an telah diakui sebagai teks yang paling otentik di muka bumi ini, termasuk oleh mereka yang tidak beriman. Data Al-Qur`an memang berbeda dengan data tulis lainnya yang dikenal oleh para sejarawan dan arkeolog. Jika data-data yang mereka kenal tidak bisa terlepas dari dimensi ruang dan waktu natural, sehingga sangat terkait dengan sejarah dunia ini sendiri, maka data-data Al-Qur`an lebih dari itu menjangkau juga dimensi ruang dan waktu lain sebelum dan sesudah alam dunia ini, yang tidak mungkin bisa diakses oleh manusia tanpa informasi dari Allah SWT.

Sejarah alam ini, menurut informasi Al-Qur`an, dimulai bukan ketika pertama kali ada kehidupan di bumi ini dan akan berakhir dengan berakhirnya kehidupan di muka bumi, sebagaimana kesimpulan dari teori ilmiah modern, melainkan jauh sebelum itu sejarah sudah dimulai dan nanti setelah kehidupan dunia, sejarah masih akan dilanjutkan. Sejarah dunia ini hanya salah satu dari tahapan sejarah panjang yang akan dilewati oleh manusia. Ternyata kita sebagai manusia telah membuat perjanjian dengan Allah pada fase sejarah dengan dimensi ruang dan waktu yang berbeda dengan ruang waktu dunia. Jika Anda ingin mengingat kembali kapan perjanjian tersebut berlangsung, apa isi perjanjian tersebut dan bagaimana manusia memperbarui memori mereka terhadap perjanjian tersebut dan bagaimana hubungan antara perjanjian tersebut dengan kehidupan manusia secara keseluruhan? Buku ini akan memberikan jawabannya.